Pada tanggal 19 Mei 2020 lalu, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Kementerian Agama Republik Indonesia telah menerbitkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020 tentang Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah.

Oleh sebab itu, MI Nurus Salafis Sholeh pada tahun ajaran baru 2020-2021 nanti akan menerapkan Kurikulum Darurat Covid-19. Dalam buku kurikulum darurat tersebut, MI Nurus Salafis Sholeh akan melaksanakan pembelajaran semi daring. Di mana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan dilaksanakan dengan dua metode. Metode Pertama adalah Metode Klasik, atau metode tatap muka di sekolah, dimana sebagian siswa dan guru akan melaksanakan Kegiatan KBM di Madrasah, namun dengan protokol kesehatan yang ketat serta dengan pemantauan kondisi guru dan peserta didik secara continue sesuai protokol kesehatan. Metode yang kedua adalah Metode e-Learning. di mana kegiatan Pembelajaran akan berlangsung secara interaktif meskipun siswa dan guru tidak harus bertatap muka langsung di sekolah. Dengan e-Learning ini kegiatan pembelajaran akan tetap terlaksana meski guru dan siswa berada di rumah masing-masing.

e-Learning ini kami laksanakan sebagai upaya untuk tetap menjaga semangat belajar peserta didik. Pada saat pelaksanaannya nanti, semua siswa akan diberikan username dan password untuk login ke akun masing-masing.

Bagi yang ingin tahu sekilas mengenai e-learning tersebut bisa KLIK DI SINI

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *